30 Juni 2026 - 11:44
Ketua Majelis Khobregan Ajak Seluruh Rakyat Iran Hadir dalam Upacara Pemakaman Ayatullah Syahid Khamenei

Ketua Majelis Khobregan Kepemimpinan mengeluarkan sebuah pesan yang mengajak seluruh rakyat terhormat Republik Islam Iran untuk menghadiri secara meriah upacara pemakaman jenazah suci sang Pemimpin Agung.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait  – ABNA – Ketua Majelis Khobregan Kepemimpinan dalam sebuah pesan resmi mengundang seluruh rakyat Iran untuk berpartisipasi secara besar-besaran dalam prosesi pemakaman jenazah suci pemimpin tersebut.

Berikut isi pesannya:

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

"Di antara orang-orang mukmin ada orang-orang yang menepati apa yang telah mereka janjikan kepada Allah. Di antara mereka ada yang telah gugur (menunaikan janjinya), dan di antara mereka ada pula yang masih menanti; dan mereka sama sekali tidak mengubah janjinya."
(QS. Al-Ahzab [33]: 23)

Kesyahidan yang begitu menyayat hati serta kepergian menuju hadirat Ilahi Wali Amr Kaum Muslimin Sedunia, Ayatullah al-Udzma Imam Sayyid Ali Hosseini Khamenei (semoga keridaan Allah tercurah kepadanya), hingga kini masih membebani hati umat Islam.

Beliau, sebagai penerus yang saleh dari pendiri agung Revolusi Islam, Imam Khomeini (semoga Allah menyucikan ruhnya), selama tiga puluh tujuh tahun memimpin Iran dengan kecerdasan, keberanian, dan ketajaman pandangan yang tiada banding, mengantarkan Republik Islam Iran menuju puncak kemajuan dan kekuatan, serta mengemudikan bahtera Revolusi melewati badai fitnah dan konspirasi kekuatan-kekuatan yang disebut sebagai "arogansi global" hingga mencapai pantai keselamatan.

Dengan meneladani perjuangan suci Imam Husain (AS), beliau tidak pernah tunduk kepada kompromi dengan barisan kebatilan maupun para "Yazid" pada zamannya. Beliau senantiasa mewujudkan dalam tindakan semboyan Imam Husain: "Orang seperti aku tidak akan berbaiat kepada orang seperti dia."

Beliau mempertahankan garis perlawanan strategis tersebut dengan tekad yang kokoh hingga hembusan napas terakhir, bersama kepalan tangan yang tetap terangkat.

Kini, setelah masa panjang penuh duka akibat perpisahan yang menyakitkan, dan setelah kondisi negara berhasil diteguhkan secara kuat serta berbagai konspirasi musuh-musuh yang bersumpah memusuhi berhasil digagalkan, akhirnya keadaan memungkinkan untuk menyelenggarakan prosesi pemakaman jenazah suci Imam pejuang yang syahid tersebut beserta para anggota keluarganya (semoga Allah meridai mereka semua).

Oleh karena itu, saya mengajak seluruh rakyat Republik Islam Iran yang gagah berani, beriman, mulia, dan setia, serta seluruh pengikut dan pecinta mazhab Ahlulbait (AS), agar hadir dengan semangat Asyura, penuh antusiasme, dan dilandasi kesadaran dalam peristiwa bersejarah yang penuh duka ini.

Kehadiran tersebut bukan sekadar mengikuti sebuah prosesi pemakaman, melainkan merupakan manifestasi kembali dari kesetiaan terhadap cita-cita Wilayat Mutlak al-Faqih, sekaligus menjadi perwujudan yang luar biasa dari persatuan dan kekuatan umat Islam dalam menghadapi sistem dominasi global.

Pada masa yang sangat menentukan ini, sembari memohon kepada Allah Yang Mahatinggi agar meninggikan derajat ruh suci beliau, saya juga berdoa agar—di bawah naungan rahmat Ilahi dan setelah keputusan tegas serta bersejarah Majelis Khobregan Kepemimpinan—panji amanah besar ini kini dipikul oleh penerus beliau yang layak.

Saya memohon kepada Allah Yang Mahakuasa agar bangsa besar Iran tetap teguh menempuh jalan Wilayat Mutlak al-Faqih, menjaga persatuan nasional, dan diberi taufik untuk menaati secara sempurna Pemimpin Besar Revolusi Islam, Ayatullah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei (semoga Allah memanjangkan naungan beliau).

Ya Allah, segerakanlah kemunculan wali-Mu (Imam Mahdi).

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Mohammad Ali Movahedi Kermani
Ketua Majelis Khobregan Kepemimpinan.

Your Comment

You are replying to: .
captcha